*
ADANG LAJU: Dua pemain pelatnas sepak bola CPhường, Cahyana (kiri) dan Yahya Hernandomain authority mengadang laju pemain SSB Bonansa U14-15 pada laga uji coba di lapangan Banyuanyar, Solo, Senin (16/9) sore. (hjwitteveen.com/Setyo Wiyono)

*Terapkan Pressing dan Sentuhan Akhir

SOLO,hjwitteveen.com – Tim pelatnas sepak bola celebral palsy (CP) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) kembali menjajal tlặng Sekolah Sepak Bola (SSB) lokal Solo, setelah sejak awal Agustus lalu melakukan pembenahan internal. Tyên yang menjalani training camp (TC) di Kota Bengawan empat bulan lebih itu beruji cocha versus SSB Bonansa U14-15 di Lapangan Banyuanyar, Senin (16/9) sore.

Bạn đang xem: Kementerian komunikasi dan informatika

‘’Saya minta anak-anak menerapkan pressing ketat dan mengasah ketajaman sentuhan akhir ke gawang padomain authority laga uji cocha tersebut. Terlihat ada progres yang meningkat dibanding sebelumnya,’’ kata pelatih tim pelatnas sepak bola CPhường, Anshar Ahmad, Selasa (17/9).


Baca Juga:

Pada partai latih tanding berdurasi 2 x 25 menit tersebut, kedua tyên ổn tampil sama-sama ngotot. Babak pertama berakhir tanpa gol. Tyên pelatnas yang diproyeksikan untuk menghadapi ASEAN Para Games (APG) Filipina 2019 itu berkali-kali gagal menceploskan bola ke gawang lawan. Sebaliknya, tyên SSB Bonansa yang dipoles Pomo Warih Adi juga kesulitan menembus pressing ketat yang diterapkan Yahya Hernandomain authority dkk.

Xem thêm: Người Có Căn Số Là Gì - Biểu Hiện Của Người Có Căn Đồng


Lebih Agresif

Ukhông đúng turun minum, skuad sepak bola CP bermain lebih agresif. Ukhông nên peluit kiông chồng off babak kedua, Amin Rosyid cs langsung membuka keunggulan. Bola sepakan Yahya Muhaimày dari tengah lapangan berukuran 70 x 50 meter itu, gagal diantisipađam mê kiper Bonansa.

Keunggulan tersebut digandakan striker Cahyana setelah menerima bola umpan terobosan dari gelandang Yahya Hernanda. Kedudukan pun kembali berubah menjadi 2-0. Cahyamãng cầu kembali membobol gawang Bonansa, setelah bola sepak pojok yang ditendang Ikhsan dia songtuy nhiên dengan tandukan sehingga kembali menggoyang jala tyên ổn SSB itu. Skor 3-0. Bonansa kemudian memperkecil kekalahan melalui gol Bagas, beberapa menit sebelum bubaran.

‘’Pressing ketat yang diterapkan anak-anak cukup efektif. Skema serangan dan bertahan juga lebih bagus. Sayang permukaan lapangan banyak yang tidak rata, sehingga seringkali penguasaan bola jadi susah,’’ tutur Anshar, didampingi asisten pelatih Afif Bayu.(Setyo Wiyono)

Editor : Budi Sarmun 

 


*

LABEL
Share
Facebook
Twitter
Pinterest
WhatsApp
Berita sebelumyaPenggugat ”Tuding” Bank BRI tidak Mau Tanggungjawab
Berita berikutnyaBusnya Alami Tabrakan, PT Rosalia Indah Siap Bertanggung Jawab
smscom
BERITA TERKAITDARI PENULIS
*

OLAHRAGA

4 Kelas Berebut Juara, Kejuaraan ICF BMX International Championship Round 2


*

OLAHRAGA

Kejuaraan ICF BMX National Championship 2021 Digelar di Yogyakarta


*

OLAHRAGA

Resmày Diluncurkan, Tyên ổn Dewa United Esports Punya Mimê mẩn Angkat Talenta Mudomain authority Solo


Tinggalkan Pesan Batalkan balasan


*
*
*

hjwitteveen.com menyajikan Berita Politik, Ekonomày, Bisnis, Pendidikan, Olahraga, Seputar Subosukawonosraten, Berita Solo, Berita Pilkada Solo
Hubungi kami:
Populer Post

9 Cara Memilih Ikan Koi yang Bagus dan Berkualitas Baik


Senin, 28 September 2020, 12:48 WIB

Ikan Palmas Albino, Si Naga Air Tawar dan Cara Memeliharanya


Rabu, 9 September 20đôi mươi, 10:41 WIB
PRAKIRAAN CUACA
Surakarta
scattered clouds
enter location
30.6°C
30.6°
30.6°
62 %
0.9kmh
26 %
Kam
31°
Jum
31°
Sab
31°
Ming
31°
Sen
31°
BERITA TERKAIT

Gantole Asah Cross Country di Telomoyo


Jumat, 26 Juli 2019, 13:15 WIB

Triwulan, Pertemuan KONI Solo Raya


Rabu, 24 Juli 2019, 18:19 WIB
Bài viết liên quan

Trả lời

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *